• 5

    Oct

    Pengakuan Seorang Nomophobia

    Menurut artikel yang saya baca di detik.com berjudul “Tidak bisa jauh dari ponsel? Anda mungkin menderita Nomophobia.” bahwa berikut ini adalah tanda-tanda penderita Nomophobia. 1. Ketidakmampuan untuk mematikan ponsel 2. Obsesif memeriksa panggilan, email dan SMS 3. Terus-menerus mengisi baterai karena takut kehabisan 4. Membawa ponsel kemanapun pergi, bahkan hingga ke kemar mandi Lalu saya pun introspeksi diri dong, jangan-jangan saya sudah masuk dalam barisan penderia Nomophobia. Dari 4 faktor di atas, poin 1-3 masih terus berlangsung, sementara poin 4 sekarang ini sudah bisa sih masuk kamar mandi tanpa hape. Poin 1 - jangankan untuk mematikan ponsel, kehabisan baterai saja khawatir, sampai merasa perlu beli power bank yang mampu memberi asupan baterai tambahan sampai 2
  • 3

    Oct

    Matoa

    MATOA - Rp 46.000,-/KG Siapa yang kenal MATOA? Eh siapa yang TAK kenal MATOA? Saya juga baru kenalan kok sama MATOA yang kabarnya asli dari Papua ini. Lupa tepatnya, tapi kalau gak salah sih bulan puasa kemarin deh. Pas jalan ke Diamond AG kok ada buah langka, jadilah kami beli 1 pak yang sudah dipajang. Sok memilih, padahal mah gak tau juga milih apanya :D Sampai di rumah kami makan, rupanya unik rasanya. Ada aroma durian, tapi daging buahnya malah mirip lengkeng. Rasanya tentu saja manis. Secara fisik sih mirip buah pinang kata saya sih, tetapi jika dilihat bijinya mirip biji durian. Perhatikan deh gambar di bawah ini. Bijinya sengaja kami kumpulkan, mau mencoba tanam di kampung suami, Sumedang. Entah apakah nanti bisa tumbuh dan berbuah, setidaknya mencoba dululah ya. 
  • 22

    Sep

    Blogger Bicara : Aku & PLN

    Akhirnya …. ! Bisul itu meletus juga. Setelah sekian banyak tulisan berisikan keluhan saya terhadap PLN di blog utama, dan demi membaca adanya wacana pertemuan dengan setengah petinggi PLN yang difasilitasi oleh Blogdetik, maka disanalah kami tadi malam berkumpul dengan banyak blogger dari beragam komunitas. Saya dan suami secara dadakan membentuk KOMUNITAS INDEPENDEN karena tidak mewakili komunitas mana-mana LOL Berada di sana, melihat langsung bagaimana Pak Bambang Dwiyanto merespon setiap pertanyaan, baik yang disampaikan dengan manis ataupun yang sinis. Yang manis pasti terasa karena yang menyampaikan Feby Febiola. Sementara yang sinis … eh yang sinis mah tidak ada ya tadi malam? Sopan-sopan semua blogger yang datang. Tadinya saya sih yang mau meradang gitu deh, tapi takut
  • 21

    Sep

    Wacana : PLN Undang Blogger Untuk Diskusi dan Dinner

    Sepagi ini baru baca tulisan tentang PLN undang blogger untuk diskusi dan dinner. Semangat saya membuncah. Seperti dejavu rasanya. Setelah sekian banyak tulisan tentang PLN, rasanya memang pas kalau bisa datang dan langsung berbicara dengan mereka. Namun, saya kok TAKUT juga ya di satu sisi? Apalagi membaca komentar blogger di page itu, takutnya PLN tidak tulus menerima kritik dan masukan. Takutnya besok listrik di tempat kami malah jadi bermasalah. Hmm … datang tidak ya?! Cap cip cup kembang kuncup … :D Bagaimana menurutmu kawan, akankah kalian hadir? :) Etapi, masak sih hari gini masih ada tindak kekerasan? Jika tak ada good willing dari mereka, buat apa pula membuang dana besar jika akhirnya mau menuai badai. Iya kan ya? Hmm … baiklah, masih ada beberapa jam menje
  • 18

    Jul

    Pemimpin Zalim atau Pemimpin Non-Muslim?

    Hal di atas belakangan menjadi perdebatan di antara saya dan beberapa teman. Tentu saja teman yang seiman dong. Ternyata komentar yang muncul pun sangat beragam. Dan kembali saya pada perenungan sendiri, adakah yang salah di dalam diri ini? Apakah karena saya lahir dan tumbuh di lingkungan keluarga yang berbeda-beda keyakinan dan agama, sehingga saya terkesan bisa begitu permisif? Kenapa saya tidak bisa menerima pola pikir bahwa seorang muslim selayaknya tidak menerima pemimpin non muslim? :( Alasan saya sederhana saja sebenarnya. Saya cuma ingin dipimpin oleh seseorang yang mau bekerja dengan hati, sehingga dia akan jujur dan transparan, bukan untuk memperkaya diri sendiri beserta golongannya. Itu saja kok! Gak lebih! Seorang teman berpendapat begini bahwa perempuan atau non muslim tida
- Next

Author

Follow Me

Search

Recent Post